Tentang Molohkata Labembe

Yang biasa denger Jak FM tentu tahu Molohkata Labembe ini. Jadi itu adalah sebutan (saya) untuk WNA kulit hitam, yang sering banget kita jumpai di Tanah Abang dan sekitarnya. Mereka pastilah terlihat mencolok dengan kulit yang hitam legam, dan pakaian berwarna cerah ceria.

Konon, mereka itu datang awalnya murni berdagang. Namun lama kelamaan, mungkin setelah tahu celahnya dan proses Asimilasi dimana mereka menemukan jodoh di Indonesia. Jadilah mereka kini banyak yang membuka konveksi dan berjualan di Tanah Abang.

Makanya saya suka gemes sama bangsa sendiri yang terlalu permisif dengan bangsa luar. Mudah sekali kasih info ‘mahal’ ke bangsa asing, tanpa memikirkan dampaknya buat sesama bangsa sendiri.
Contohnya, untuk mukena memang paling bagus yang berasal dari Tasikmalaya. Namun, kini orang orang Malaysia tinggal sewa mobil dan datang langsung ke sumbernya di Tasik sana. Memang ngga semua bakal kesana juga sih, apalagi yang belinya cuma partai kecil. Cuma alangkah baiknya kalo alur dagang tetap di prosesnya semula tanpa harus ‘potong jalan’. Toh, keuntungannya kan buat orang Indonesia juga.

Begitu juga soal berjodoh dengan pribumi. Banyak WNA kulit hitam yang hanya memanfaatkan wanita Indonesia buat memuluskan proses usahanya disini. Well, ngga semua seperti itu sih..
Pastinya ada juga yang bener bener jatuh hati secara tulus sama wanita Indonesia. Yang pasti kehadiran mereka sedikit banyak meruntuhkan image kalo kehadiran mereka bukan untuk hal hal negatif kaya narkoba. Tapi juga ikut menyemarakkan perdagangan di kawasan Tanah Abang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s