Gaji Karyawan di Tanah Abang

Ngomongin soal karyawan pasti ngga lepas dari masalah gaji. Apalagi toko yang ukuran 2 pintu, minimal harus punya 2 karyawan. Bahkan banyak juga yang memperkerjakan sopirnya di toko. Jadi merangkap bagian keamanan, khususnya kalau toko lagi rame ramenya.

Karyawan di Tanah Abang juga manusia biasa, yang bisa lompat lompat kerjaan kalau kondisinya udah ngga ideal. Kadang pindah kerjanya juga ngga jauh jauh dari tempat kerja dia dulu. Jadi kadang kalo ngga enak sama sesama bos, dia pindah dulu ke tempat yang jauhan dikit sebelum pindah ke tetangga hehe.

Yang pasti Tanah Abang itu ‘sempit’. Sesama pemilik biasanya saling kenal. Jadi mereka yang keluar secara tidak hormat biasanya susah dapet kerjaan lagi di seputaran Tanah Abang.

Mengenai gaji tentu ngga semua pemilik punya kebijakan sama. Ada yang cuma kasih uang harian (sudah termasuk ongkos & makan), tanpa ada lagi uang bulanan, bonus atau komisi. Jumlah hariannya pun bervariasi. Berkisar antara 35rb sampai 100rb per hari. Tentu pengalaman dan tanggung jawab juga menyesuaikan. Mereka yang uang hariannya besar pastilah termasuk senior atau orang kepercayaan si bos. Istilah di dunia retail ya Manager Toko lah. Bahkan banyak juga Karyawan yang bak tangan kanan si bos, yang bener bener menjalankan operasional toko secara keseluruhan. Sampai bosnya tinggal ongkang kaki aja terima duit tanpa harus mikir hehe enak toh?

Soal komisi dan bonus, pemilik toko juga punya hitungan sendiri sendiri. Ada yang berdasarkan kelipatan omzet, ada juga yang dihitung berdasarkan kuantitas barang yang terjual. Misalkan kelipatan 1jt dikasih bonus 5000 rupiah. Atau tiap pcs yang laku dihargai komisi 500 rupiah.

Kalo saya pribadi sih jujur tidak memberikan uang harian besar ke karyawan. Karena saya juga memberi uang bulanan yang cukup disamping komisi. Menurut saya tidak adil jika karyawan tidak mendapat uang hasil kerjanya selama sebulan. Ibaratnya ngga kerja ya ngga dapet duit, gitu lho.

Advertisements