Lepas Kunci

Alhamdulillah setelah lebaran kemarin, resmi sudah karyawan baru kita percayai untuk memegang kunci toko. Artinya, kunci toko dibawa pulang oleh karyawan. Bukan kita lagi yang pegang tiap hari.

Masalah kunci toko ini, berbeda beda tergantung dari sikap pemilik. Ada yang kunci tetap dipegang pemilik, sehingga tiap pagi dan sore dia datang untuk ambil. Resikonya, jika pemilik berhalangan maka toko pun akan tutup. Beda lagi dengan ipar saya, yang bahkan kunci sudah dipegang oleh karyawan baru sekali pun. Tanpa mau tahu si karyawan ini tinggal dimana, apakah jauh atau dekat. Bahkan, toko sebelah saya kunci dipegang karyawan kepercayaannya saat libur panjang lebaran. 

Nah, beda dengan suami saya yang lebih berhati hati. Suami wajib tahu dulu dimana karyawan tinggal. Bahkan suami menolak kasih kunci kalau karyawan sering pindah kos. Yah make sense sih, karena kalau karyawan berhalangan kan kita harus jemput tuh kunci. 

Mulai akhir Ramadhan kemarin tepatnya kita mulai uji coba lepas kunci ke karyawan. Apalagi kalau siang di bulan Ramadhan, suami saya yang perokok ini udah kaya ‘shutdown’ mode. Males banget bangun! Kalau ngga saya gebrak, bisa ampe Maghrib kali tidurnya 😩. Jadilah Lala, karyawan kami yang kost nya dekat Toko yang buka toko tiap pagi.

Tentu saja efek nya menyenangkan buat kita. Masih ingat postingan nyampah saya yang berisi keluhan kalau ngga punya waktu buat olahraga atau sekedar masak? Emang saya ngga sabar aja sih, padahal kan saya tahu kondisi ini hanya sementara. Buktinya, sekarang saya bisa jogging dan belanja sayur tiap pagi. Masih ada waktu untuk sekedar menyiapkan buah dan sarapan.Suami juga ngga harus berangkat dengan keadaan masih ngantuk, karena kita jalan santai. Pulang kerja pun bisa lebih awal, jadinya kita juga ngga kena macet lagi Horeeee….

Intinya saya merasa bersyukur sekali, karena idealnya jika kita sudah punya karyawan ya harus bisa kita lepas. Kalau semua masih harus kita yang handle, percuma dong ada karyawan. Saya cuma bisa berharap semoga karyawan saya istiqomah dan amanah, Aamiin YRA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s